Bagaimana Gaya Hidup menjadi Gengsi?

Apa sih sebenarnya gengsi itu? Bermanfaatkah gengsi itu? Berikut penjelasannya
Bagi sebagian orang, gengsi sering disebut sebagai rasa malu dan rasa ingin memiliki sesuatu sebagai gaya hidup. Bahkan sebagian menyebutnya dengan kebutuhan hidup. Tanpa mereka sadari kebutuhan hidup dan gengsi adalah hal yang jauh berbeda.
Kebutuhan hidup terbagi 3 yaitu kebutuhan pangan, sandang dan papan. 

Yang disebut dengan kebutuhan pangan itu ketika kita butuh makan dua kali hingga tiga kali dalam sehari. Apapun makanannya minumnya tttttt (sensor). Kebutuhan pangan manusia harus dipenuhi dengan gizi yang seimbang agar tubuh sehat, tanpa membedakan harganya. Jika hanya kebutuhan pangan mungkin makanan di rumah tidak semahal di restoran. Sebagian orang lebih memilih makan di restoran dengan berbagai macam alasan. 

Kebutuhan sandang itu hanya pakaian bukan? Pakaian itu adalah benda yang digunakan untuk menutupi tubuh dan memperindah penampilan. Apakah syarat pakaian yang nyaman dan indah itu harus mahal? apakah harus bermerk? Apakah suatu lebel atau merk diciptakan untuk suatu gengsi? atau untuk memenuhi kebutuhan sandang?

Kebutuhan papan/tempat tinggal juga hal yang harus dipenuhi oleh setiap manusia. Rumah yang nyaman sangat diperlukan karena mengingat rumah adalah tempat terbaik untuk beristirahat. Rumah yang nyaman juga tidak harus mahal tapi rumah yang nyaman harus senyamannya kantong Anda.

Penyebab rasa gengsi secara umum antara lain sebagai berikut:
  1. Lingkungan tempat tinggal (keluarga dan tetangga)
  2. Lingkungan pergaulan (teman)
  3. Lingkungan pekerjaan (teman kerja)
Tinggal di kemplek perumahan elit akan mempengaruhi Anda untuk bergaya hidup elit. Bergaul dengan orang-orang kaya akan mempengaruhi Anda untuk hidup penuh gaya. Dengan siapapun Anda bergaul maka teman-teman Anda akan mempengaruhi Anda. Adakah yang salah? Tentu saja tidak. Selama itu sesuai dengan kemampuan dan keinginan Anda. Tapi jika Anda tidak mampu dan memaksakannya untuk tampil mampu itulah karena gengsi sedang menguasai Anda.



Seorang yang baru mendapatkan pekerjaan di tempat yang bergengsi terkadang memaksakan diri untuk membeli rumah yang mewah, makan di restoran yang mahal dan berbelanja barang-barang yang bermerk. Padahal seorang yang baru bekerja mudah saja untuk dipecat. Itulah yang disebut dengan gengsi.

Menjadi kaya itu penting tapi terlihat kaya itu tidak penting.

Ketika Anda ingin terlihat seperti orang lain atau bahkan lebih dari pada orang lain itu "gengsi" sedang menguasai Anda. Rasa gengsi terkadang dapat menimbulkan masalah baru dalam hidup, seperti terlibat hutang atau tidak berkembangnya suatu usaha.

    Tips untuk mengurangi gengsi yang berlebihan:

  • Jangan malu terlihat apa adanya
  • Selalu hidup sederhana
  • Jangan mudah terpengaruh dengan lingkungan sekitar jika itu berdampak negatif terhadap diri Anda.
  • Selalu bersyukur atas segala yang Anda miliki karena masih banyak orang yang menginginkan apa yang Anda punya sekarang.
  • Selalu berbagi dengan sesama.




Comments

  1. Salah kaprah dikarenakan kita manusia sering dikalahkan oleh nafsu😓

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya..tidak akan maju seseorang jika nafsu yang mengendalikan

      Delete

Post a Comment